- Home >
- BAHASA PEMROGRAMAN C++
Posted by : Nanda Zai
Sabtu, 27 Februari 2016
PERTEMUAN 1
PENGENALAN BAHASA C++
1.1. PENDAHULUAN
Bahasa pemrograman computer terdiri atas dua bagian,
yaitu bahasa pemrograman tingkat tinggi (high
level language) dan bahasa pemrograman tingkat rendah (low level language). Penggolongan ini didasarkan pada kemudahan
untuk mempelajari bahasa pemrograman komputer tersebut dan kecepatan
eksekusinya.
Makin tinggi tingkat suatu bahasa pemrograman komputer,
maka bahasa pemrograman komputer tersebut akan makin mudah dipelajari. Dan
sebaliknya, makin rendah tingkat suatu bahasa pemrograman komputer, maka makin
tinggi kecepatan eksekusinya.
Bahasa pemrograman C++ adalah salah satu bahasa
pemrograman komputer tingkat tinggi. Hal ini dikarenakan bahasa pemrograman C++
termasuk bahasa pemrograman komputer yang mudah dipelajari. Tetapi bahasa
pemrograman C++ lebih banyak digunakan daripada bahasa pemrograman lainnya,
karena memiliki kecepatan eksekusi yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan
bahasa pemrograman komputer tingkat tinggi lainnya.
Bahasa pemrograman C++ memiliki keunikan tersendiri dari
bahasa pemrograman komputer yang lain, yaitu bersifat case sensitive (membedakan antara huruf kecil dan huruf kapital),
dimana hampir semua perintah dalam bahasa pemrograman C++ menggunakan huruf
kecil.
1.2 PENGGUNAAN
COMPILER C++
Dalam
praktikum ini kita akan menggunakan tool
software Turbo C++, untuk menjalankan software tersebut langkah-langkah
yang dilakukan, yaitu:
1. Mendouble click icon turbo C++
2. Maka akan muncul tampilan aplikasi sebagai berikut,
3. Lalu untuk menulis program C++/coding kita buka File à New, maka akan muncul
layar putih tempat untuk menulis program C++.
4. Untuk mengeksekusi dan mencompile (menjalankan)
program C++ yang telah kita buat kita mengklik tombol petir berikut:
5. Apabila program yang telah dibuat sudah benar akan
muncul layar dengan background hitam/putih (aplikasi). Sedangkan apabila masih
salah akan muncul pesan kesalahan dibawah tempat anda menulis program dan tidak
akan muncul layar hitam sampe program yang anda tulis benar.
1.3 STRUKTUR
PROGRAM C++
1.3.1 TUJUAN
PRAKTIKUM
a. Mengetahui struktur program C++
b. Mengetahui sifat dan fungsi tiap struktur program C++
1.3.2. TEORI
DASAR
Struktur
dasar program bahasa C++ adalah sebagai berikut:
- PREPROCESSOR DIRECTIVES
- DEKLARASI GLOBAL
- FUNGSI UTAMA
Preprocessor
directives merupakan perintah
dalam bahasa C++ yang akan membuat dan mengkompilasi file perantara dengan
program utama.
Deklarasi global merupakan bagian program C++ tempat
pendeklarasian konstanta, variabel, fungsi atau header fungsi, tipe data baru,
atau struktur data yang memiliki sifat global.
Fungsi utama adalah fungsi pertama yang akan dieksekusi
oleh kompiler C++. Dan kompiler C++ hanya akan mengeksekusi fungsi-fungsi lain
yang dipanggil pada fungsi utama atau yang memiliki hubungan dengan fungsi
utama secara tidak langsung.
Definisi fungsi merupakan tempat pendefinisian header
fungsi yang telah dideklarasikan pada bagian deklarasi global.
1.3.3 STRUKTUR
LISTING PROGRAM
|
Contoh:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
|
//preprocessor
directive
#include <stdio.h> //file header
//deklarasi
global
int TES = 1000;
//fungsi
utama
int main()
{
printf("Nilai TES= %d", TES);
return 0;
}
|
1.3.4 PROSEDUR
PRAKTIKUM
1. Buat program
seperti pada contoh diatas
2.
Pelajari dan jalankan
program
3.
Jika terjadi kesalahan
program, perbaikilah sehingga program dapat berjalan.
4.
Hapus header dan
jalankan program
5.
Kembalikan header.
6.
Pindahkan deklarasi
global ke bagian paling akhir dari program dan jalankan program.
7.
Kembalikan baris
deklarasi global ke tempat semula.
8.
Hapus kata int pada
fungsi utama dan jalankan program.
1.3.5 DATA HASIL
PERCOBAAN
1. Apa yang terjadi apabila header dihapus dan program
dijalankan?
2. Apa yang terjadi pada saat deklarasi global
dipindahkan ke bagian akhir program?
3. Apa yang terjadi pada saat kata int pada fungsi utama
dihapus?
NB : Soal dan
jawaban ditulis dikertas dikumpulkan di akhir praktikum
1.4 PERNYATAAN,
VARIABEL, KONSTANTA DAN TIPE DATA
1.4.1 TUJUAN
PERCOBAAN
o Memahami pengertian dan penggunaan pernyataan, variabel
dan konstanta dalam bahasa C++
o Memahami penggunaan tipe data standar pada bahasa C++
o Memahami cara pendefinisian tipe data baru pada bahasa
C++
1.4.2 TEORI DASAR
Pernyataan
dalam bahasa C++ merupakan serangkaian atau kelompok rangkaian perintah/simbol
standar C++, perintah/simbol yang didefinisikan pemrogram, variabel/konstanta, dan
atau operator yang diakhiri dengan tanda ; (titik koma/semi-colon).
|
|
Variabel pada bahasa C++ adalah bagian dari memori yang
hanya dapat menampung satu data/informasi pada satu waktu, dimana
data/informasi tersebut dapat berubah setelah dideklarasikan selama
pengeksekusian program. Variabel dilambangkan dengan simbol yang didefinisikan
oleh pemrogram dan variabel harus dideklarasikan terlebih dahulu sebelum dapat
digunakan. Pendeklarasian variabel pada bahasa C++ adalah sebagai berikut,
|
Variabel dapat langsung diberi nilai awal pada saat
pendeklarasiannya. Pemberian nilai tersebut dapat dilakukan dengan cara sebagai
berikut,
|
Konstanta merupakan variabel yang data/nilainya tidak
dapat diubah setelah dideklarasikan selama pengeksekusian program. Cara
mendeklarasikan konstanta adalah sebagai berikut,
|
Cara lain untuk mendeklarasikan konstanta adalah dengan
mendeklarasikannya sebagai makro, yaitu sebagai berikut,
|
Besarnya
bagian memori yang digunakan oleh variabel atau konstanta untuk menampung
data/informasi tergantung dari tipr data/informasi yang digunakan. Tipe-tipe
data standar yang terdefinisikan pada bahasa C++ dapat dilihat dalam tabel 1.1.
Tabel 1.1. Tipe-tipe data standar pada bahasa C++
Tipe data
|
Ukuran presisi
|
Jangkauan nilai
|
Jumlah digit presisi
|
1.
char
2.
int
3.
long int
4.
float (desimal)
5.
double
6.
long double
|
1 byte
2 byte
4 byte
4 byte
8 byte
10 byte
|
-128 sampai +127
-32768 sampai +32767
-2147438648 sampai +2147438647
3.4x10-38 hingga 3.4x10+38
1.7x10-308 hingga 1.7x10+308
3.4x10-4932hingga 1.1x10+4932
|
-
-
-
6-7
15-16
19
|
Pemodifikasian
tipe data unsigned dan signed
Untuk
pemodifikasian tipe unsigned
diterapkan pada data bertipe bilangan bulat (char, short, int dan long).
Variable yang ditambahi unsigned akan menyebabkan
nilai yang terkandung didalamnya selalu bernilai positif, sehingga jangkauannya
akan berubah.
Untuk
pemodifikasian tipe signed merupakan
default dari tipe data dasar, yang menyatakan data bernilai positif maupun
negative. Pemodifikasian tipe data dapat dilihat pada tabel 1.2
Tabel 1.2. Tipe-tipe data pemodifikasian pada bahasa C++
1.
char / signed
char
2.
unsigned char
3.
int / signed
int
4.
short int /
signed short int
5.
unsigned int
6.
long int /
signed long int
7.
unsigned long
int
|
Untuk
mendefinisikan suatu tipe data baru selain tipe-tipe data standar pada bahasa
C++ digunakan perintah berikut:
|
Contoh Program
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
|
//contoh penugasan dan penggunaan tipe data
#include
<iostream.h>
//deklarasi global
void main()
{
int x; // signed int //deklarasi variable local
unsigned
int y;
x = -1;
cout <<
“x = ” << x << ‘\n’;
y = -1;
cout <<
“y = ” << y << ‘\n’;
}
|
1.4.3 PROSEDUR
PRAKTIKUM
1.
Salinlah program
diatas.
2.
Lalu jalankan program
diatas pelajari hasilnya.
3.
Lalu gantilah tipe
data x dengan tipe data char
4.
Lalu gantilah tipe
data y dengan tipe data unsigned char
5.
Apabila terjadi
kesalahan perbaikilah nilai variabel sampai benar.
6.
Lalu gantilah tipe
data x dengan tipe data long int.
7.
Lalu gantilah tipe
data y dengan tipe data unsigned long int.
8.
Apabila terjadi
kesalahan perbaikilah dengan mengganti nilai variabel sampai benar.
1.4.4 DATA HASIL
PERCOBAAN (TK I)
1.
Bagaimana hasil dari
prosedur praktikum 1 dan 2?
2.
Bagaimana hasil dari
prosedur praktikum 3 sampai 5?
3.
Bagaimana hasil dari
prosedur praktikum 6 sampai 8?
NB : Soal dan
jawaban ditulis dikertas dikumpulkan di akhir praktikum
1.5. Masukan dan
Keluaran (Input dan Output)
1.5.1 Tujuan
- Untuk memahami penggunaan input/output routines pada bahasa C++
1.5.2 Teori Dasar
Pustaka input/output merupakan pustaka yang berisi stream dan fungsi-fungsi
input/output. Pustaka ini telah ada di header stdio.h dan iostream.h.
Dalam
bahasa C pustaka I/O yang digunakan adalah stdio.h
yang berisi fungsi-fungsi seperti printf
dan scanf. Scanf(cin) digunakan
untuk memasukkan sebuah nilai ke variable dan printf(cout) digunakan untuk
mencetak suatu nilai dari variable maupun konstanta. Sintak dari scanf dan
printf sebagai berikut:
|
Yang dimaksud dengan string format pada fungsi scanf dan printf merupakan
string karakter yang terdiri atas 3 jenis yaitu:
1)
Karakter whitespace
yang merupakan blank, tab(\t) dan baris baru(\n)
2)
Karakter selain
whitespace yang merupakan ASCII selain tanda %
3)
|
Dalam bahasa C++ pustaka I/O yang digunakan adalah iostream.h yang berisi dengan stream
input cin/scanf, stream output/printf cout, untuk standard error stream
menggunakan cerr dan clog, untuk cerr yang telah terbuffer. Operasi untuk cin
sebagai input digunakan operator >> dan cout, cerr, clog sebagai output
menggunakan operator <<.
Contoh penggunaan
Input Output
- Contoh penggunaan printf dan scanf
|
|
-
Contoh penggunaan cin dan cout
1.5.3 Prosedur
Praktikum (TGS II)
1. salinlah program contoh pertama dan kedua
2. apabila ada kesalahan perbaikilah sampai tidak ada
error.
3. gantilah inputan untuk kedua contoh program dengan
angka 0,8888
4. perbaikilah hingga output kedua contoh program sama
dengan nilai inputnya.
5. lakukan prosedur 3 dan 4 tetapi nilai input diganti
dengan angka -125000
6. lakukan prosedur 3 dan 4 tetapi nilai input diganti
dengan angka 1,5 x 10 pangkat -5 / 1,5e-5
1.5.4. Data Hasil
Praktikum
1. Apa yang harus diganti pada program contoh 1 dan 2 apabila input diganti
dengan 0,8888?
2. Apa yang harus diganti pada program contoh 1 dan 2 apabila input diganti
dengan -125000?
3. Apa yang harus diganti pada program contoh 1 dan 2 apabila input diganti
dengan 1,5 x 10 pangkat -5?
4. bagaimana output program sesuai prosedur 3-6 ?
Navigation